Our Feeds

Rabu, 14 Desember 2016

AYO DONASI BEBENAH PENDIDIKAN BANTEN 2017




PAKET DONASI BEBENAH PENDIDIKAN BANTEN 2017

A.   DESKRIPSI BEBENAH PENDIDIKAN BANTEN


BANTEN adalah provinsi yang baru berdiri pada tahun 2000 dan merupakan pecahan dari Provinsi Jawa Barat. Sebagai provinsi yang telah berdiri sendiri, Banten memiliki potensi sumber daya alam yang begitu melimpah. Akan tetapi, ketersedian sumber daya ini tidak didukung dengan masih minimnya sumber daya manusia yang baik.
Meskipun Banten memiliki banyak potensi, ada beberapa daerah yang dikembangkan dan pernah masuk sebagai daerah tertinggal yang menjadi binaan Kementerian Daerah Tertinggal Republik Indonesia. Penyebab ketertinggalan ini adalah kurangnya kualitas sumber daya manusia kedua daerah tersebut, yang salah satunya dikarenakan oleh rendahnya kualitas pendidikan.
Pendidikan di Banten umumnya masih fokus pengembangan sekolah unggulan dan sekolan nonunggulan. Ketimpangan antara sekolah unggulan dan sekolah nonunggulan berdampak pada prioritas pembangunan dan kualitas sumber daya manusia yang ada didalamnya. Sekolah nonunggulan yang sebagian besar berlokasi di wilayah pedalaman di Banten kurang mendapat akses baik fasilitas maupun lainnya.
Minimnya sarana pendidikan menghambat kinerja guru dan kreativitas guru dalam membangun keharmonisan dikelas. Terhambatnya penerapan beberapa tema pembelajaran karena ketidaktersediaan sarana belajar. Pembelajaran pun relatif terbatas seperti dalam kegiatan praktik maupun kegiatan yang memerlukan pembelajaran outdoor. Padahal guru sebagai pilar utama pendidikan. Sehingga siswa pun ikut kurang berkembang dan tidak mampu bersaing dengan siswasiswa sekolah unggulan.
Dalam upaya membentengi diri dan mempersiapkan generasi – generasi tangguh Banten yang akan menjadi garda terdepan Bangsa, kami, Komunitas Lentera Surosowan berkolaborasi dengan Ikatan Keluarga Mahasiswa Banten Universitas Negeri Jakarta (IKMB UNJ), Ikatan Keluarga Bidikmisi Universitas Negeri Tirtayasa (IKADIKSI UNTIRTA) ingin berkontribusi dalam upaya mengatasi masalahmasalah tersebut, yaitu dengan mengadakan kegiatan sosial edukasi yang bertujuan meningkatkan motvasi belajar siswa dan pengembangan inovasi media dan pembelajaran kreatif bagi guru agar mampu membangun kegiatan belajar mengajar yang interakif dan harmonis.
Rangkaian kegiatan meliputi sekolah binaan, kelas karya, kelas sains, kelas pemimpin, Shoolarship goes to school dan proyek sosial berupa pelatihan media pembelajaran bagi guru di daerah dan pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat. Harapan kami dari serangkaian acara ini adalah terbentuknya SDM dengan tingkat pendidikan yang lebih baik yang nantinya mereka akan kembali dan melanjutkan pembangunan Banten.
Kegiatan Bebenah Pendidikan Banten, telah memasuki tahun kedua setelah program tahun sebelumnya terselenggara dengan sukses di Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang Banten pada bulan januari 2016. Terdorongnya kami, untuk kembali menggerakkan ini sebagai bagian langkah nyata yang dapat kami lakukan untuk daerah. Kegiatan ini sepenuhnya dikelola secara mandiri oleh Komunitas Lentera Surosowan, yaitu sekelompok mahasiswa dan alumni Universitas Negeri Jakarta asal Banten yang mempunyai tekad untuk berkontribusi kepada Banten.


B.   SEJARAH LENTERA SUROSOWAN


Komunitas Lentera Surosowan Banten yang selanjutnya disebut LS Banten digagas kemudian dibentuk di Rawamangun Jakarta Timur, oleh sekelompok mahasiswa asal Banten pada pertengahan tahun 2015.
Kegundahan seorang mahasiswa asal Banten melihat kenyataan yang ada di daerahnya Banten, bahwa keadaan pendidikan kurang menggembirakan, ditambah lagi berita-berita di media massa yang sering memberitakan kalau Banten sebagai provinsi termuda namun dengan peringkat korupsi tertinggi di Indonesia.
Pembelajaran konvensional masih sangat terasa di sekolah-sekolah di Banten, terutama pada sekolah-sekolah bukan unggulan. Perbedaan signifikan sangat terasa di antara sekolah unggulan dan sekolah non uggulan. Pembelajaran sains, seni dan bahasa masih minim pengaplikasian dan penguasaan praktikum di sekolah.
Setiap tahun, persaingan seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) semakin ketat. Bimbingan belajar (Bimbel) intensif persiapan masuk PTN yang dilakukan oleh bimbel semakin sigap menjaring para siswa SMA sederajat dari golongan menengah atas untuk dipersiapkan menjadi mahasiswa PTN terbaik Indonesia. Disisi lain, peluang para siswa dari golongan menengah kebawah semakin sedikit untuk menduduki bangku kuliah di PTN. Rendahnya persiapan dan pengetahuan seputar speutar masuk PTN membuat mereka semakin takut dan tersisihkan.
Untuk itulah penggagas setiap kesempatan bertemu dengan teman-temannya selalu mengajak shareng dan diskusi mengenai keadaan di atas. Pembicaraan selanjutnya mengarah kepada langkah kongkrit untuk membentuk suatu wadah yang tujuannya untuk menampung orang-orang yang ingin berkontribusi di Banten, mengakselerasi pendidikan desa dari hal-hal yang sederhana dan bisa dilakukan oleh semua orang, sehingga muncullah nama Komunitas Lentera Surosowan.
Agar dalam perjalanan komunitas itu tidak melenceng dari tujuan awal maka penggagas menetapkan VISI dan MISI Komunitas Lentera Surosowan:
Visi            : “Akselerasi pendidikan desa dalam rangka mendorong kemandirian SDM desa di Banten″
Misi           :  
1.      Meningkatkan Kesejahteraan Anggota Komunitas;
2.      Meningkatkan Kualitas Pribadi Anggota Komunitas;
3.      Memperkuat Bibit Unggul Daerah Banten.
Visi di atas mengandung maksud bahwa komunitas ini mengajak  generasi muda Banten maupun luar Banten untuk turun tangan membenahi pendidikan desa di Banten. Berbagi inspirasi dan menjadi pendorong bangkitnya pendidikan desa.
Sedangkan tahapan misi yang dijalankan yaitu memperkuat kualitas anggota komunitas dan membuat program keberlanjutan bidang social dan pendidikan untuk daerah. Sehingga dengan program yang keberlanjutan akan tercipta regenerasi dan konsisten dalam pembangunan setiap project social.
Untuk upaya pergerakan Lentera Surosowan bisa terukur, terstruktur, tersistem dan bergerak massif, maka manajemen membuat pusat yang memungkinkan pencapaian VISI dan MISI di atas.

C.   PROJECT DAN TARGET
1.      Bebenah Pendidikan Banten
Bebenah Pendidikan Banten merupakan salah satu kegiatan tahunan yang dilakukan ketika liburan semester panjang. Kegiatan tersebut merupakan program kolaborasi dengan mengangkat tema besar yaitu melangkah bersama membuka harapan pendidikan. Di latar belakangi oleh semangat untuk menerapkan akses pendidikan berkeadilan bagi setiap warga. Beberapa mahasiswa dari Jakarta di ajak terjun langsung ke Desa di Banten untuk melihat dan berbagi inspirasi pendidikan selama empat hari. Kegiatan ini meliputi:
a.       Sekolah binaan dengan mengembangkan kolaborasi sains, seni dan bahasa yang dikemas dalam indoor class dan outdoor class. Dikemas secara praktikum dan seluruh siswa aktif untuk bereksperimen. Target kegiatan ini adalah siswa sekolah dasar. 
b.      Setiap guru-guru yang ada di kecamatan lokasi sasaran diajak untuk mengikuti workshop media pembelajaran agar kedepan guru guru sebagai pilar pendidikan mampu membangun kegiatan belajar yang harmonis dikelas agar siswa tidak bosen dalam belajar.
c.       Beswan Goes to School, yaitu kegiatan training motivasi dan sosialisasi program beasiswa kampus bagi siswa-siswi SMA sederajat. Beberapa penerima beasiswa atau yang disebut Beswan di ajak ke Banten untuk memberikan inspirasi dan berbagi seputar beasiswa kepada pelajar SMA.
2.      Ngobrol Inspirasi
Ngobrol Inspirasi adalah kegiatan rutin yang dilakukan oleh Komunitas Lentera Surosowan berupa kegiatan sharing dan diskusi dengan para tokoh dan pegiat sosial pendidikan yang bertujuan dapat memberikan inspirasi bagi kaum muda dan segenap relawan Lentera Surosowan. Kegiatan ini dilakukan secara fleksibel baik secara tempat untuk menyesuaikan narasumber.
3.      Program Pendampingan dan Pengembangan Bibit Unggul Desa (P2BUD)
Program Pendampingan dan Pengembangan Bibit Unggul Desa merupakan salah satu program yang digerakan oleh Komunitas Lentera Surosowan untuk mengakselerasi pendidikan tinggi bagi pemuda desa yang mempunyai semangat tinggi. Mindset negatif bahwa pendidikan tinggi (kuliah) itu sangat mahal secara bertahap dikurangi agar mereka mampu menempuh pendidikan setinggi mungkin. Karena melalui pendidikan mata rantai kemiskinan akan terputus secara otomatis. Tentunya, kebangkitan desa dimulai dari pemuda-pemuda desa dimasa depan yang punya skill dan pendidikan yang sangat memadai. Sasara program tersebut adalah pelajar SMA sederajat kelas 12 yang dilaksanakan selama tiga bulan. Adapun kegiatan yang terdapat pada program Pendampingan dan Pengembangan Bibit Unggul Desa ini meliputi:
a.      LS Edu Care
LS Edu Care merupakan kegiatan pembuka yang terdiri dari pengenalan dunia setelah lulus SMA sederajat, sosialisasi pendidikan tinggi dan perguruan tinggi unggulan, sosialisasi beasiswa perguruan tinggi dan training motivasi.
b.      Bimbingan Belajar Edu Care
Bimbingan Belajar merupakan program lanjutan dari agenda pembukaan LS Edu Care setelah mengetahui tentang arah masa depan yang ingin dicapai dan informasi kampus dan beasiswa. Bimbingan Belajar salah satu upaya untuk menguatkan materi untuk persiapan menghadapi persaingan seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri maupun swasta. Siswa binaan akan diberikan materi snmptn yang terdiri dari kelompok Soshum (sosial humaniora) dan Saintek (sains dan teknologi). Dibimbing oleh para tenaga pengajar relawan Lentera Surosowan dari Universitas Negeri Jakarta dan Untirta Banten.
c.       Program Konsultasi
Program Konsultasi merupakan kegiatan konsultasi siswa binaan kepada para tenaga pengajar atau relawan Lentera Surosowan untuk berbagi kiat memilih program studi kuliah dan strategi persaingan seleksi, gambaran perkuliahan dan persiapan pendafataran seleksi
d.      Pendampingan Pendaftaran SNMPTN
Setelah siswa binaan selesai mengikuti kegiatan bimbingan belajar dan konsultasi, mereka akan didampingi dan dibimbing untuk proses pendaftaran sebagai upaya meminimalisir kebingungan memilih kembali program studi di borang online SNMPTN atau menghindari kesalahan saat pendaftaran. Hal tersebut untuk memastikan siswa binaan yang telah mendaftar dan akan mengikuti seleksi SNMPTN.
4.      Perpustakaan Desa
Membaca adalah gudangnya ilmu. Minimnya fasilitas dan ruang publik untuk melakukan kegiatan edukasi didesa mendorong Komunitas Lentera Surosowan melakukan penyediaan sarana perpustakaan desa dan tempat edukasi serta pemberdayaan masyarakat. Adanya sarana perpustakaan diharapkan anak-anak desa tidak hanya belajar berpatokan pada saat sekolah saja, melainkan ketika ada dikampung. Mereka bebas mengakses buku-buku yang tersedia di perpustakan desa. Saat ini baru dibangun hasil swadaya komunitas Lentera Surosowan bertempat di Desa Kertasana, Kecamatan Bojonegara Kabupaten Serang bernama Saung Baca Insan Desa. Adapun program yang terdapat di Saung Baca Insan Desa yaitu sebagai berikut:
a.      Gerakan Kertasana Membaca
Gerakan tersebut sebagai upaya untuk memberikan fasilitas taman bacaan yang bisa diakses oleh siapa saja dan kapan saja secara gratis untuk menumbuhkan budaya membaca di desa Kertasana
b.      Bimbingan Belajar Anak
Bimbingan Belajar Anak yaitu kegiatan belajar usia sekolah untuk mendapatkan tambahan belajar secara rutin. Mata pelajaran yang diajarkan adalah matematika, ilmu pengetahuan alam, bahasa inggris, geografi dan ekonomi. Dalam setiap kegiatan belajar, diselipkan program belajar akhlak agar mental siswa tidak hanya untuk otaknya akan tetapi untuk kejernihan hatinya.
c.       Program Life Skill dan Pemberdayaan Masyarakat
Kegiatan tersebut merupakan kegiatan untuk memberikan keahlian kepada masyarakat terutama kaum muda agar mampu dan percaya diri menghadapi persaingan ketika menghadapi dunia kerja. Program tersebut saat ini baru membuka dua kelas pelatihan yaitu kelas life skill komputer dan kelas life skill desain grafis. Untuk periode disesuaikan dengan kebutuhan kurikulum.
d.      Pengajian Anak Muda Kampung
Kegiatan pengajian anak muda kampung merupakan untuk memberikan penguatan rohani bagi anak muda ketika mereka tidak bisa mengikuti pola pengajian bersama orang dewasa dan tua. Kegiatan tersebut bersifat tematik yang akan disampaikan oleh ustadz yang berasal dari kampung.
5.      Beasiswa Insan Desa
Beasiswa Insan Desa merupakan program yang akan dijalankan dan dikembangkan oleh Komunitas Lentera Surosowan berkolaborasi dengan Yayasan Kampung Sarjana. Program tersebut berupa pemberian donasi pendidikan bagi siswa SD, SMP dan SMA untuk mendorong akselerasi pendidikan desa yang berkeadilan. Diharapkan adanya program ini anak-anak desa mampu meningkatkan level pendidikan dengan tujuan akhir berupa lahirnya satu kampung 5 sarjana taqwa yang akan mengabdi untuk kampungnya. Program ini baru saja dimulai pendataan siswa dan akan dilaksanakan di Kampung Ciraab, Desa Cikolelet Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang Banten. 

D.   DAMPAK
Suatu pergerakan sosial akan sia-sia apabila tidak memiliki dampak yang dirasakan oleh masyarakat sasaran. Adapun dampak yang telah dirasakan setelah dilakukannya beberapa program Lentera Surosowan adalah sebagai berikut:
1.      Tersalurkannya informasi dan motivasi pendidikan bagi warga desa
2.      Terbukanya akses pendidikan bagi seluruh siswa dari perdesaan
3.      Menghidupkan mimpi-mimpi bibit unggul insan perdesaan
4.      Membangun kemandirian peserta untuk mengeksplorasi potensi desa
5.      Tersedianya wadah belajar dan berkarya bagi insan desa
Daftar Adik Binaan Penerima Manfaat program P2BUD (Pendampingan dan Pengembangan Bibit Unggul Desa) yang diterima di perguruan tinggi melalui jalur seleksi nasional dan beasiswa adalah sebagai berikut:
1.      Inayatul Ulya, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Program Beasiswa)
2.      Hikmawati, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Program Beasiswa)
3.      Eko Dodi, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Seleksi Nasional)
4.      Ika Purnama, IAIN Sultan Maulana Hasanudin Banten
5.      Nufus, IAIN Sultan Maulana Hasanudin Banten
6.      Juli Wahyudi, Universitas Serang Raya
7.      Utari Diah Pradila, Universitas Pendidikan Indonesia

E.   ANALISIS KEBUTUHAN BIAYA BEBENAH PENDIDIKAN

1.      Kesekretariatan
No
Nama
Unit
Harga (Rp)
Total (Rp)
1.
Proposal
20 Eksemplar
20.000
400.000
2.
LPJ
20 Eksemplar
100.000
2.000.000
3.
Surat-Surat
1 Paket
-
250.000
4.
ATK
1 Paket
-
250.000
Jumlah
2.900.000

2.      Humas Publikasi dan Dokumentasi
No
Nama
Unit
Harga (Rp)
Total (Rp)
1.
Banner
4
50
200.000
2.
Sewa kamera
2
200.000
400.000
3.
Kaos volunteer + IdCard
75
45.000
3.375.000
4.
Kaos Panitia + IdCard
40
45.000
1.800.000
5.
Booklet Beasiswa
100 eksemplar
5000
500.000
6.
Dokumentasi
1 paket
200.000
200.000
7.
PIN
400
3000
1.200.000
8.
Sertifikat
115
5000
575.000
Jumlah
8.250.000

3.      Acara
No
Nama
Unit
Harga (Rp)
Total (Rp)
1
Alat Peraga Pendidikan
5 Paket
100.000
5.000.000
2
Honorium Pengisi
Acara
3 Orang
800.000
2.400.000
3
Suvenir Pengisi Acara
3 Pak
200.000
600.000
Jumlah
8.000.000

4.      Perlengkapan dan Transportasi
No
Nama
Unit
Harga
Total
1
Sound System
1 paket
300.000
900.000
2
Sewa Toa
2 unit
250.000
500.000
3
Sewa LCD
2
100.000
200.000
4
Perlengkapan Elektronik
1 paket
500.000
500.000
5
Perlengkapan Panitia
1 paket
500.000
500.000
6
Sewa HT
8 x 3 hari
50.000
2.250.000
7
Kebutuhan Fasilitstor
40
50.000
2.000.000
8
Penginapan Volunteer dan Panitia
3 hari
2.000.000
2.000.000
9
Transportasi Volunteer dan Panitia
3 hari
2.000.000

10
Transport Volunteer
3 mobil
1.000.000
3.000.000
11
Hadiah Games




Buku
2 pack
30.000
60.000

Pulpen
2 pack
15.000
30.000

Pensil
2 pack
10.000
20.000

Rautan Pensil
20 pack
2.000
40.000
Jumlah
12.000.000

5.      Konsumsi dan Medis
No
Nama
Unit
Harga Satuan (Rp)
Total (Rp)
1
Konsumsi Volunteer
9 kali x 75 orang
20.000
13.500.000
2
Konsumsi Panitia
9 kali x 40 orang
20.000
7.200.000
3
Konsumsi Advance
1 kali x 15 orang
20.000
300.000
4
Snack Workshop media pembelajaran
50 orang
10.000
500.000
5
Air Mineral
15 dus
25.000
375.000
6
Snack Pengajian Ibu-ibu
30 orang
10.000
300.000
7

Snack Workshop Enterpreneur
3 kg
32.000
96.000
1/2 kg
16.000
16.000
8
Perlengkapan Medis
1 paket
400.000
400.000
Jumlah
22.687.000

6.      Sub Total
No
Nama
Total (Rp)
1
Kesekretariatan
2.900.000
2
Humas Publikasi dan Dokumentasi
8.250.000
3
Acara
8.000.000
4
Perlengkapan dan Transportasi
12.000.000
5
Konsumsi dan Medis
22.687.000
Jumlah
53.837.000


F.    PAKET DONASI

1.      PAKET EKSPERIMEN SAINS (Rp. 100.000,-)
       Berupa alat dan bahan untuk kegiatan eksperimen sains kepada siswa dalam penerapan kegiatan praktikum dan pembelajaran indoor dan outdoor class selama kegiatan berlangsung. Penerapan berupa kelas sains.
2.      PAKET EKSPERIMEN SENI DAN BAHASA (Rp. 150.000,-)
       Berupa alat dan bahan untuk kegiatan eksperimen dan mengekspresikan seni dan bahasa kepada siswa dalam penerapan kegiatan praktikum dan pembelajaran indoor dan outdoor class selama kegiatan berlangsung. Kegiatan tersebut akan terbagi menjadi dua diantaranya kelas seni dan kelas bahasa.
3.      PAKET EDUKASI BEASISWA (Rp. 100.000,-)
Selama rangkaian acara, tim akan dibagi beberapa pos salah satunya yaitu pos beasiswa goes to school. Mereka akan mendatangi SMA sederajat untuk menyapa siswa kelas 12 berbagi motivasi dan inspirasi serta seputar beasiswa secara mendalam kepada siswa yang telah dibagi beberapa tim mentor untuk melakukan akselerasi pendidikan tinggi. Semangat membawa perubahan dengan mengusung “Jangan Takut Kuliah” kepada generasi terbaik daerah.
4.      PAKET MEDIA PEMBELAJARAN (Rp. 500.000,-)
       Berupa pengadaan media pembelajaran untuk sekolah dan kebutuhan alat dan bahan untuk workshop media pembelajaran guru-guru daerah. Para guru akan langsung diberikan praktikum tentang pembuatan media pembelajaran dengan mendatangkan pemateri yang telah menghasilkan beberapa karya tentang media pembelajaran sebagai upaya mewujudkan keharmonisan proses kegiatan belajar mengajar dikelas oleh para guru. Sehingga tercipta interaksi yang harmonis antara guru dan siswa.
5.      PAKET EDUKASI WIRAUSAHA (Rp. 300.000,-)
       Berupa pengadaan untuk kegiatan pelatihan wirausaha berbasisis potensi lokal kepada masyarakat sekitar area kegiatan Bebenah Pendidikan. Masyarakat senantiasa di dorong agar mandiri mengelola potensi yang ada di wilayahnya agar mampu menjadi desa yang stabil secara ekonomi. Pendampingan akan senantiasa dilakukan pasca acara.
6.      PAKET DONASI BEBAS (Minimal Rp. 20.000,-)
Kami membuka kepada segenap dermawan, untuk memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi yang ingin berdonasi kegiatan Bebenah Pendidikan Banten. Tanpa membatasi nominal yang tersedia.

G.  DOKUMENTASI KEGIATAN





*Donasi dan bentuk kerjasama bisa disalurkan melalui:
** Bank BCA (2952229487) a.n Khairunnisa
** Bank BRI (092801009783538) a.n Herayanti

*Atau bisa disalurkan melalui alamat:
Saung Baca Insan Desa LS
Jl. Bojonegara Kp. Mamengger RT.01/01 Ds. Kertasana Kec. Bojonegara Kab. Serang Banten
Hp. 08972719533

Tidak ada komentar:

Posting Komentar